BRMP Hortikultura menyelenggarakan Rapat Teknis Pembahasan RSNI
Lembang, 30 September 2025 – Sekretariat Komite Teknis (Komtek) 65-15 dari Pusat Perakitan dan Modernisasi Hortikultura menyelenggarakan Rapat Teknis (Ratek) Pembahasan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) pada Selasa (30/9) di Ruang Rapat Krisan I, Bogor.
Fokus utama rapat adalah pembahasan RSNI Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) Stek Berakar Kelas Benih Dasar. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Husnain, Sp., M.P., M.Sc., Ph.D., Sekretaris BRMP, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan standar benih hortikultura sebagai fondasi peningkatan mutu dan daya saing pertanian nasional.
Paparan utama mengenai naskah RSNI Benih Kentang disampaikan oleh Novi Irawati, S.P., M.Si., selaku konseptor. Ia menjelaskan secara rinci substansi rancangan standar, ruang lingkup penerapan, serta urgensi penguatan standar mutu benih dalam mendukung keberlanjutan produksi kentang nasional.
Rapat teknis ini diikuti oleh Tim Konseptor RSNI Benih Kentang yang hadir secara luring maupun daring. Peserta berasal dari berbagai lembaga akademik, instansi pemerintah, dan pelaku usaha, di antaranya Universitas Andalas, Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, serta PT. Dieng Agro Mandiri sebagai representasi industri.
Selain membahas RSNI Benih Kentang, rapat juga menyoroti beberapa rancangan standar lainnya, yakni RSNI Daun Potong Pakis Leather Leaf, RSNI Manggis, dan RSNI Jeruk Siam. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam forum ini diharapkan dapat memperkaya masukan serta memperkuat kualitas rancangan standar yang tengah disusun.
Dengan terselenggaranya rapat ini, BRMP Sayuran menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan penyusunan standar hortikultura, sekaligus memperkuat fondasi sistem pertanian modern yang berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.